Memuat tanggal...
Logo
ASPI Hadir di Bandung Bertanya Episode 3, Merawat Jejak dan Regenerasi Pantomim Indonesia
Lifestyle 12 June 2026, 19:00 WIB Shaddam Putra

ASPI Hadir di Bandung Bertanya Episode 3, Merawat Jejak dan Regenerasi Pantomim Indonesia

BANDUNG, 12 Juni 2026 — Seni pertunjukan tidak hanya hidup di atas panggung, tetapi juga dalam ingatan, catatan, dan pengetahuan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Namun tidak sedikit pengalaman, gagasan, metode berkesenian, hingga perjalanan para pelaku seni yang berlalu tanpa terdokumentasikan secara memadai.

Kesadaran akan pentingnya pencatatan dan pewarisan pengetahuan inilah yang melatarbelakangi penyelenggaraan Bandung Bertanya Episode 3: “Kata yang Bersembunyi di Dalam Sunyi” di Studio Teater ISBI Bandung, Jumat (12/6). Menghadirkan Asosiasi Seniman Pantomim Indonesia, akademisi, seniman, dan masyarakat umum, forum ini menjadi ruang untuk merekam pengalaman, membaca kembali sejarah, serta mendiskusikan perkembangan dan masa depan seni pantomim di Indonesia.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Irwan Jamal, dosen, seniman, sekaligus pengkaji teater yang juga merupakan alumni ISBI Bandung. Menurutnya, ruang-ruang diskusi semacam ini penting untuk menjaga kesinambungan pengetahuan dalam dunia seni pertunjukan yang selama ini lebih banyak diwariskan melalui praktik daripada dokumentasi.

Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan bahwa Bandung Bertanya merupakan salah satu upaya untuk merawat ruang regenerasi sekaligus memastikan berbagai pengalaman dan perjalanan kesenian tetap tercatat.

Ini adalah upaya untuk merawat ruang regenerasi agar para penerus dapat terus membaca apa yang pernah terjadi dan tercatat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Jurusan Teater ISBI Bandung, Yani Mae, serta puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, akademisi, seniman, hingga masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan seni pertunjukan.

Pada episode ketiga ini, Bandung Bertanya menghadirkan Asosiasi Seniman Pantomim Indonesia sebagai narasumber sekaligus penampil. Hadir pula Dede Dablo, seniman pantomim asal Bandung yang juga pernah menempuh pendidikan di ISBI Bandung.

ASPI merupakan organisasi profesi resmi yang diinisiasi oleh Septian Dwi Cahyo bersama sejumlah seniman pantomim dari berbagai daerah di Indonesia. Organisasi ini dibentuk untuk mewadahi pelaku pantomim dalam penguatan ruang edukasi, produksi karya, pengembangan profesi, advokasi, serta berbagai kebutuhan strategis yang berkaitan dengan keberlangsungan seni pantomim di Indonesia. Hadir pula Dede Dablo, seniman pantomim asal Bandung yang juga pernah menempuh pendidikan di ISBI Bandung.

Dalam sesi diskusi, perwakilan ASPI bersama peserta membahas perjalanan pantomim di Indonesia, pentingnya dokumentasi karya dan pengetahuan, tantangan regenerasi, hingga bagaimana seni pantomim dapat terus bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman. Diskusi juga menyoroti peran komunitas, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi dalam menjaga kesinambungan ekosistem pantomim di Indonesia.

Perwakilan ASPI, Septian, menyampaikan bahwa forum seperti Bandung Bertanya memiliki arti penting karena menjadi ruang untuk mengenang sekaligus melanjutkan warisan yang telah dibangun para pendahulu.

Ruang seperti ini selalu menguatkan doa kami kepada para maestro pantomim yang telah mendahului, seperti Sena A. Utoyo, Didi Petet, Jemel Supardi, dan para pendahulu lainnya. Karena merekalah yang dahulu menguatkan kita semua.

Selain diskusi, kegiatan juga diisi dengan penampilan pantomim dari Dede Dablo dan para pengurus ASPI yang menampilkan beragam pendekatan ekspresi tubuh sebagai medium penyampaian gagasan dan cerita.

Sejumlah seniman Bandung turut hadir dalam kegiatan tersebut, menjadikan forum ini tidak hanya sebagai ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga ruang silaturahmi dan pertemuan antar pelaku seni lintas generasi.

Acara kemudian ditutup dengan penampilan seorang pantomim cilik yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Jawa Barat. Penampilan tersebut menjadi simbol keberlanjutan regenerasi yang menjadi salah satu tema utama dalam diskusi sepanjang kegiatan.

Melalui Bandung Bertanya Episode 3, Studio Teater ISBI Bandung bersama ASPI menghadirkan ruang yang mempertemukan pengalaman, sejarah, dan pengetahuan seni pertunjukan dalam satu forum terbuka. Sebuah upaya untuk memastikan bahwa perjalanan pantomim Indonesia tidak hanya hidup dalam ingatan para pelakunya, tetapi juga tercatat dan dapat terus dipelajari oleh generasi yang akan datang.

Tags: #Budaya

Bagikan Artikel: