Memuat tanggal...
Logo
Pikap Berisi Tamu Pernikahan Ditabrak Dua Truk di Indramayu, 13 Orang Tewas
News 13 July 2026, 22:03 WIB Shaddam Putra

Pikap Berisi Tamu Pernikahan Ditabrak Dua Truk di Indramayu, 13 Orang Tewas

Sebuah kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/7), ketika sebuah mobil pikap yang mengangkut rombongan tamu undangan pernikahan dihantam dua truk secara beruntun. Insiden tragis tersebut menewaskan 13 orang dan menyebabkan lima lainnya mengalami luka-luka.

Sumber: AP Photo

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Pantura, tepatnya di dekat Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Indramayu. Menurut keterangan kepolisian, rombongan baru saja menghadiri acara pernikahan di Desa Parean dan sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sebuah mobil pikap bak terbuka.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat menjelaskan bahwa pikap sempat melambat dan berhenti di bukaan median jalan karena hendak berputar arah. Namun, dari arah belakang melaju sebuah truk wing box yang tidak sempat menghindar sehingga menghantam bagian belakang pikap dengan keras.

Benturan pertama membuat pikap terdorong hingga masuk ke jalur berlawanan. Nahas, pada saat bersamaan datang sebuah truk lain dari arah berlawanan yang kemudian menabrak pikap tersebut. Akibat tabrakan beruntun itu, lebih dari belasan penumpang terpental ke badan jalan.

Sebanyak 13 orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima korban lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi luka yang bervariasi, mulai dari ringan hingga cukup serius. Hingga kini, para korban yang selamat masih menjalani perawatan medis.

Kecelakaan ini kembali menyoroti persoalan keselamatan berkendara di Indonesia. Penggunaan mobil pikap bak terbuka untuk mengangkut penumpang masih kerap ditemui di berbagai daerah, terutama untuk keperluan acara keluarga atau kegiatan masyarakat, meski kendaraan jenis ini pada dasarnya dirancang untuk mengangkut barang, bukan orang.

Selain itu, jalur Pantura juga dikenal sebagai salah satu ruas jalan dengan lalu lintas kendaraan berat yang sangat padat. Kombinasi volume kendaraan tinggi, kecepatan kendaraan besar, serta manuver seperti putar balik di median jalan membuat risiko kecelakaan di kawasan tersebut tetap menjadi perhatian aparat dan pemangku kepentingan keselamatan lalu lintas.

Bagikan Artikel: