OTT KPK di Imigrasi Jakbar Seret Kepala Kantor, Atas Dugaan Korupsi Pengurusan WNA
KPK menjalankan OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, mengamankan belasan staf dan menyita sejumlah barang bukti bernilai tinggi.
Menampilkan 357 hasil untuk "ai"
KPK menjalankan OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, mengamankan belasan staf dan menyita sejumlah barang bukti bernilai tinggi.
Viralnya video mahasiswa di lingkungan kampus PNJ kembali membuka diskusi tentang privasi, etika digital, dan perlindungan mahasiswa di era media sosial.
Kecerdasan buatan semakin merambat pada kehidupan manusia, sampai-sampai lansia wanita di Jepang lebih percaya AI sebagai teman cerita ketimbang manusia.
Kasus penipuan umroh oleh Hanania Travel (PT Khazanah Tamma Internasional) dengan tersangka utama sang pemilik, Ahmad Syah Farhan (ASF), mengakibatkan kerugian masif yang diperkirakan mencapai Rp 12 miliar hingga lebih dari Rp 60 miliar bagi ribuan calon jamaah. Alih-alih digunakan untuk akomodasi umroh, uang setoran jamaah justru diselewengkan untuk skema "gali lubang tutup lubang" dan mendanai keperluan promosi, termasuk membayar jasa para influencer dan selebgram.
Posisi Andoni Iraola sebagai manager Liverpool tinggal menunggu pengumuman resmi, dan banyak yang menanti apakah dirinya mampu mengurus klub sebesar The Reds.
Java Jazz Festival 2026 sukses memukai penonton lewat penampilan musisi internasional, kolaborasi spesial, dan pengalaman festival musik yang lebih modern selama tiga hari di kawasan PIK 2
Sejak kecil, Abdul Akmal mengidap penyakit langka yang seharusnya mempersulit hidupnya. Namun melalui dunia stand-up, ia mengubah penyakit tersebut menjadi kekuatan terbesarnya.
Dalam video yang diunggah ke media sosial, Seskab Teddy menjelaskan bahwa kunjungan-kunjungan Prabowo ke luar negeri menggunakan dana pribadinya. Hal tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan bagi warganet.
Berbekal pengalaman sebagai chef di Negeri Paman Sam, pria ini mendirikan gerai burger dengan nuansa budaya Madura.
Unggahan Hari Lahir Pancasila dari BRIN, Setwapres, dan Divisi Humas Polri viral setelah warganet menemukan jumlah bulu Garuda Pancasila yang tidak sesuai ketentuan resmi lambang negara. Kesalahan detail tersebut memicu kritik publik dan dugaan penggunaan gambar hasil AI, meski belum ada konfirmasi resmi terkait teknologi yang digunakan. Kasus ini kemudian berkembang menjadi pengingat pentingnya ketelitian dan verifikasi dalam penggunaan simbol negara yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.